Kamis, 06 Desember 2007

Perwasitan Bola Voli
Contributed by martiana
Wednesday, 23 May 2007
Last Updated Wednesday, 23 May 2007

Jakarta - Cabang olahraga bolavoli sudah menjadi cabang olahraga rakyat, dari kota-kota besar sampai ke pelosok
desa, pria maupun wanita, tua - muda, setiap hari main bola voli.
Federasi Bolavoli Internasional terbentuk tahun 1946, telah memasukkan cabang olahraga ini menjadi salah satu cabang
olahraga yang dipertandingkan pada Olympiade Tokyo 1964. Perkembangan permainan bolavoli, baik secara fisik,
teknik, maupun taktik haruslah diikuti dengan perkembangan mutu perwasitannya.
Pedoman Umum Perwasitan Bolavoli 1) Memimpin suatu pertandingan agar dapat berjalan lancar tanpa mengalami
gangguan apapun.2) Dapat menafsirkan peraturan dengan tepat dan selalu konsisten dalam mengambil keputusan. 3)
Harus adil dan objektif - sesuai peraturan yang sudah disahkan PBVSI. 4) Putusan tidak berdasarkan ramalam atau
prasangka, tetapi merupakan kejadian yang nyata atau fakta benar-benar nyata terlihat wasit. 5) Tempat sedekat
mungkin dan lebih tinggi dari net. Posisi dapat mengamati medan dan seluruh pemain dengan baik dan jelas. Syarat
Menjadi Wasit Bolavoli v Berbadan sehat dan mempunyai fisik normal. v Mempunyai bakat menjadi seorang wasit.v
Senang terhadap permainan bolavoli. v Serendah-rendahnya lulusan SLTP. v Berumur 20 - 40 tahun. v Berdedikasi
tinggi v Anggota satu perkumpulan bolavoli. v Berstatus amatir. Jenjang Wasit Bolavoli Wasit perkumpulan Wasit
cabang wilayah Wasit daerah/Pemda tingkat A dan B Wasit nasional tingkat A, B, dan C Wasit kandidat international
Perlengkapan Wasit Pakaian Seragam : Celana putih/hitamKaos putih polos atau hitam garis-garis putih pakai
krahSepatu karet putihBadge wasit sesuai klasifikasi:Ø kuning untuk cabang - dikeluarkan cabangØ putih untuk Pemda -
dikeluarkan PemdaØ hijau untuk nasional - dikeluarkan PBVSI Pusat, danØ biru - untuk internasional - dikeluarkan IVBF
Komposisi Wasit Seorang wasit pertama (referee) Seorang wasit kedua (umpire) Seorang pencatat (scorer) 4 atau 2
orang hakim garis (linesmen) Tugas, Kewajiban dan Wewenang Wasit Tugas Wasit 1) Memimpin pertandingan agar
berjalan lancar. 2) Meningkatkan: keterampilan, kemampuan dan pengetahuan tentang perwasitan bolavoli. 3)
Menyebarluaskan peraturan pertandingan di masyarakat. 4) Meningkatkan mutu perwasitan di masyarakat khususnya di
Indonesia pada umumnya. Kewajiban dan Wewenang Wasit 1) Wajib memimpin pertandingan bolavoli baik di tingkat
cabang, daerah, nasional maupun tingkat internasional. 2) Tidak berhak memimpin pertandingan di atas sertifikat yang
dimilikinya. Prosedur Mewasiti Wasit 1 dan 2 yang diperbolehkan meniup peluit selama pertandingan. Wasit 1 memberi
tanda memulai permainan (service). Wasit 1 dan 2 : tanda bola mati setelah yakin ada pelanggarannya, tanda bola mati
bertujuan untuk menunjukkan menyetujui atau menolak permohonan regu. Wasit 1 : memberi peringatan, menjatuhkan
hukuman. Begitu wasit meniup peluit sudah harus dapat menunjukkan: Ø Sifat kesalahan dan isyarat tangan yang resmi. Ø
Pemain yang bersalah Ø Giliran service, sekaligus menunjuk regu yang mendapat poin. o Isyarat dilakukan hanya
seketika. Isyarat dilakukan dengan tangan untuk menunjuk satu kesalahan. Yang melakukan kesalahan ditunjuk.
Menunjukkan giliran service, sekaligus memberi tanda poin dari kesalahan yang dibuat satu regu. o Kekuasaan Wasit 1 Ø
Memimpin pertandingan dari awal sampai akhir pertandingan. Ø Mempunyai kekuasaan penuh, termasuk upaya yang
tidak tercantum dalam peraturan. Ø Kekuasaannya mutlak - dapat mengganti salah seorang petugasnya bila dianggap
tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Ø Menentukan lapangan baik/buruk sebelum pertandingan. o Wasit 1 harus mengawasi bola, apakah bola tersebut telah memenuhi persyaratan sewaktu permainan berlangsung. Tanggung
Jawab Wasit 1 o Sebelum pertandingan : Ø Memeriksa sarana/prasarana pertandingan. Ø Melakukan tos. Ø pemanasan. o Selama pertandingan : Ø Mempunyai wewenang menentukan kesalahan: kesalahan pukulan servis, regu, block, sentuhan pada net, menyentuh bola, di atas net beserta pita horizontalnya, simultan/bersamaan. Ø Jangan
membiarkan suatu perdebatan atas pengajuan kapten. Ø Jika kapten tidak sepaham dalam penafsiran, dicatat di lembar
score sheet, wasit 1 harus memberi pencatatan protes di akhir pertandingan. o Sesudah pertandingan. Ø
Menandatangani score sheet. Ø Langsung menuju ke ruang wasit. Tugas Wasit 2 o Mengawasi posisi pemain selamaset
itu berlangsung, pemindahan tempat waktu set penentuan. o Mengawasi tindak tanduk anggota masing-masing regu
yang duduk di bangku cadangan, kalau ada sesuatu harus dilaporkan ke wasit 1. o Mencegah pemain cadangan
melakukan pemanasan di area pertandingan. o Mengawasi jumlah time out dan pergantian pemain.o Menolak
penghentian yang tidak layak; mengabulkan permohonan yang sah serta mengawasi waktunya.o Menunjukkan
kesalahan lain tanpa meniup peluit, tetapi tidak boleh menekan wasit 1. o Menentukan diperlukan atau tidak pengeringan
permukaan lapangan.
volimania.org
http://volimania.org Powered by Joomla! Generated: 18 November, 2007, 15:56

1 komentar:

Timotheus Ingga pranata mengatakan...

kalo bisa minta penjelasannya pake gambar.
terutama untuk isyarat resmi untuk wasit.
q baru belajar jadi wasit ne